Skip to content
Home » Blog » PPC Marketing » Keywords: Apa Itu Keywords & Apa Fungsinya Pada Pay-Per-Click Marketing

Keywords: Apa Itu Keywords & Apa Fungsinya Pada Pay-Per-Click Marketing


Dalam pay-per-click marketing, semuanya berawal dari keywords.

Ketika sobat menggunakan Google atau search engine lainnya, pastilah sobat mengetikan sebuah keywords dalam search engine box untuk mencari apa yang sobat inginkan. Pada Search Engine Results Page akan muncul baik itu organic ataupun iklan berbayar, jika sobat ingin iklan kalian muncul pada SERP maka sobat harus nge-bid keywords tersebut.

Bagaimanapun jika menginginkan PPC campaign yang sukses, sobat harus memastikan nge-bid keywords yang tepat. Berikut beberapa langkah yang harus sobat lakukan:

  • Keywords Research
    Gunakanlah keywords research tools dan analisis data dari hasil tersebut untuk menemukan list keywords yang relevant dengan product yang sobat tawarkan. Hal ini bertujuan untuk memunculkan iklan kita pada target audience yang tepat sederhananya untuk menunjukan product pada audience yang membutuhkannya.
  • Keywords Grouping
    Kelompokan keywords berdasarkan temanya dan buatlah dalam ad group yang kecil berisikan 15-20 keywords yang saling relevant. Hal ini bertujuan agar ad text dan landing page yang sobat buat relevant dengan search term.
  • Negative Keywords
    Negative keywords adalah keywords yang tak ingin kita targetkan atau tak ingin iklan kita muncul pada keywords tersebut. Hal ini bertujuan agar sobat tidak mengeluarkan biaya yang sia-sia kepada audience yang tak memiliki intensi kepada bisnis sobat.
  • Keywords Bid Optimization
    Semua orang memiliki budget yang terbatas, jadi sangat penting untuk memfokuskan dana kita pada best-performing keywords. Hal ini bertujuan agar PPC campaign yang sobat buat berjalan dengan lebih effisien.

Seperti yang sobat ketahui, PPC bukanlah tentang hanya menemukan keywords yang tepat, untuk mendapatkan ad rank yang tinggi dengan cost yang redah. Sobat haruslah bekerja extra untuk mendapatkan relevancy antara search term dengan iklan sobat. Yang berarti harus mengandung:

  • Ad Yang Relevant
  • Ad copy yang menarik
  • Landing page quality

Semua itu adalah faktor-faktor yang mempengaruhi keywords quality score – sebuah key metric yang menentukan pada urutan berapa iklan sobat ditampilkan dan seberapa banyak biaya yang dikeluarkan per-clicknya (CPC). Sobat akan mempelajari quality score lebih dalam diartikel yang membahas tentang quality score, sekarang mari kita kembali fokus pada keywords dan bagaimana fungsinya pada PPC.

Keywords vs Search Queries

Biasanya keywords dan search queries sering tertukar atau dianggap sama, padahal kedua hal tersebut adalah hal yang berbeda. Apa perbedaan dari keywords dan search queries?

  • Keyword adalah sebuah abstraksi dari extrapolate yang kita dapatkan dari beberapa search queries. Atau secara sederhananya keywords adalah kata kunci yang kita anggap akan muncul di beberapa search queries.
  • Search queries adalah kata atau kalimat yang user tulis pada search box.

Jadi apa yang kita targetkan pada keywords sebagai SEM (Searh Engine Marketing). Contohnya sobat menargetkan keywords “tas”. Search queries yang meng-trigger iklan sobat mungkin akan bervariasi sebagai berikut “tas perempuan”, “tas belanja”,”tas laptap, dan seterusya. Semua itu tergantung pada primary keywords sobat.

Pentingnya Keywords Grouping

Search queries sangatlah bervariasi, account structure best practices menjelaskan bahwa marketer haruslah membuat tema keywords saling berkaitan dalam sebuah ad group.

Secara efektif grouping keywords berkontribusi dalam PPC strategi dengan cara memberikan ruang kepada sobat untuk membuat ads, quality score friendly ad groups, text ad dan landing page yang lebih relevant.

Cara mudah untuk memulainya adalah dengan menggunakan keyword tool untuk memisahkan keyword tersebut dari group yang besar menjadi lebih spesifik berdasarkan temanya. Sobat dapat memisahkannya dengan cara membuat group yang kecil, buat hirarki, atau tree structure. Contohnya sebagai berikut:

tree structure campaign sepatu

Struktur diatas dapat sobat jadikan contoh bagaimana membuat struktur campaign google ads berserta ad groupnya.

Bagaimana Keywords Bekerja pada PPC Ads

Ad text sobat haruslah relevant dengan keywords yang sobat bid, bertujuan untuk mendapatkan quality score yang tinggi, yang mana menentukan dimana iklan sobat ditampilkan dan cost-per-click (CPC) sobat.

Keywords yang sobat bid harus muncul pada iklan sobat yang bertujuan untuk menjukan relevancy antara Google dan audience. Searh Term yang user cari akan muncul pada ad description akan bold, jadi masukanlah keyword lebih dari satu kali agar iklan sobat lebih bersinar.

Beberapa tips dalam menggunakan keywords pada PPC ads:

  • Cobalah menggunakan keyword pada headline dan description lines, sambil sobat sampaikan benefit product sobat dan jangan lupa call-to-action agar lebih menekankan audience untuk convert.
  • Bid long-tail keywords, yang mana memiliki kompetisi yang rendah dan intensi yang lebih spesifik.
  • Gunakan dynamic keyword insertion, yang mana memasukan exact search queries yang audience tulis kedalam ad sobat, yang akan membuatnya lebih relevant.
  • Gunakan sitelink untuk meluaskan ad sobat dan memasukan keyword yang berkaitan atau USP dari bisnis sobat.

Keywords Match Types

Ketika sobat melakukan bid pada keywords, sobat memiliki pilihan untuk menentukan seberapa restrictive iklan sobat pada saat matching dengan search queries. Berikut tiga jenis match type, mulai dari less restrictive sampai most restrictive:

  • Broad Match
    Ini adalah match type default dari Google. Google akan mencocokan iklan sobat dengan sebanyak mungkin. Contohnya jika sobat bid keyword “tas”, maka iklan sobat mungkin akan muncul ketika audience mencari dengan search queries yang lebih panjang tetapi memasukkan kata “tas” pada queries tersebut, seperti “tas anak sekolah” atau “cara menjahit tas sobek” dan sebagainya.
  • Phrase Match
    Match type ini mengizinkan Google untuk menampilkan iklan sobat hanya ketika mengandung keseluruhan keyword yang sobat bid pada search queries. Contohnya sobat bid keyword “tas anak”, iklan sobat akan muncul ketika audience menggunakan search queries “model tas anak terbaru”, “tas anak yang lagi hits”, “beli tas anak”, dan seterusnya. Tetapi iklan sobat tidak akan muncul jika audience mengetikan search queries ” model tas terbaru”,”tas yang lagi hits”,”beli tas”, dan seterusnya. Sampai sini sobat pahamkan bagaimana cara kerjanya match type ini, jika belum paham silahkan comment dikolom komentar diakhir halaman.
  • Exact Match
    Match type ini adalah match type yang paling restrictive, exact match memerintahkan Google untuk menampilkan iklan kita pada search queries yang sama dengan keyword yang kita bid. Contohnya kita bid keyword “model tas anak terbaru”, iklan kita akan muncul ketika audience menuliskan search queries “model tas anak terbaru” dan tidak akan muncul jika audience menuliskan “beli model tas anak terbaru” atau “model tas anak”. Iklan kita akan ditampilkan pada search queries yang sama dengan keyword kita tidak kurang dan tidak lebih.

Broad match keywords memiliki kelebihan dalam memksimalkan jumlah impressions dan click, tapi bagaimanapun juga click yang didapatkan memiliki intensi yang lebih rendah untuk convert. Semakin restrictive sebuah match type, semakin sedikit jumlah click yang didapat tetapi traffic tersebut lebih relevant dan lebih berkualitas, yang memiliki intensi convert terhadap bisnis kita.

Itulah penjelasan dari apa itu keywords dan bagaimana fungsinya pada pay-per-click marketing. Jika sobat memiliki pertanyaan terkait hal diatas jangan sungkan untuk berkomentar dibawah. Dan jika sobat membutuhkan arahan untuk PPC campaign sobat, kita menyediakan jasa konsultasi digital marketing, silahkan click “contact now” untuk informasi lebih lanjut. Salam sejahtera untuk kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published.