Skip to content
Home » Blog » PPC Marketing » Apa Itu PPC

Apa Itu PPC? Pelajari Hal Dasar Dari Pay-Per-Click Marketing


Apa kalian sudah pernah mendengar kata PPC dalam marketing? pastinya kalian sedikit penasaran apa sebenarnya PPC, bagaimana kerjanya dan apa manfaatnya bagi bisnis sobat. Jangan khawatir kalian datang di tempat yang tepat, Penulis akan memberitahukan beberapa pengetahuan tentang PPC yang penulis dapat dari pengalaman dan kursus digital marketing.

Pertama kita akan membahas definisi dari PPC dan beberapa contoh bagaimana PPC marketing bekerja. So cek it dot

Apa Itu PPC

PPC adalah singkatan dari pay-per-click, adalah salah satu model dari marketing yang mana kita membayar dari setiap click pada iklan yang kita pasang. Sederhananya kita membayar audience untuk masuk ke website kita dari pada mendapatkannya dari organic search.

Search Engine Marketing adalah salah satu bentuk dari PPC. Search engine memberikan ruang untuk menempatkan iklan pada SERP (Search Engine Result Page), dan iklan kita akan muncul ketika seseorang mencari query yang mengandung keyword yang telah kita targetkan. Pengiklan akan membayarkan kepada search engine dalam contoh ini ke Google untuk setiap click yang mereka dapatkan, tetapi jika iklan mereka tidak diklik cuma diliat doang mereka tidak perlu membayarkanya.

Contohnya: ketika “olx” yang menjual mobil bekas menargetkan keyword “mobil bekas” dan kita tulis “beli mobil bekas terpercaya” sebagai search term mari lihat apakah iklan mereka muncul pada top page SERP.

Search Engine Result Page dari beli mobil bekas terpercaya

Pada SERP (Search Engine Result Page) diatas dapat kita lihat bahwa olx berada pada ranking pertama pada SERP, secara sekilas kita dapat mengetahui mengapa olx menjadi winning pada search term tersebut. Kita dapat membandingkan olx dengan mo88i yang berada di urutan kedua, pada headline olx mengadung search term yang kita tulis “beli mobil bekas terpercaya” dan pada meta description kita dapat mellihat beberapa kata yang dibuat bold adalah kata yang mengandung search term kita. Sedangkan pada meta description mo88i tidak memiliki kata yang mengandung search term yang kita buat, hal-hal tersebutlah yang membuat AI Google menilai iklan dari olx lebih relevant dari pada mo88i yang membuat olx winning pada search term yang kita tulis.

Banyak hal yang perlu diperhatikan untuk membuat winning campaign mulai dari research dan pemilihan keywords, menempatkan keywords tersebut ke ad group, membuat ad copy yang menarik audience dan membuat landing page yang telah dioptimalkan untuk conversion. search engine memberikan reward pada setiap iklan yang memiliki relevancy yang tinggi terhadap search term, jika PPC kita memiliki relevancy tinggi kita akan membayar setiap click yang didapat lebih murah, dan jika iklan kita dinilai tidak relevant maka kita akan membayar lebih mahal. Hal ini dikarenakan search engine mengutamakan pengalaman yang maksimal kepada setiap user ketika menggunakannya.

Google Ads

Google ads adalah salah satu platform iklan yang sangat populer. Platform ads yang dimiliki Google memberikan ruang kepada user untuk memasang iklan pada search engine dan properti lainnya yang dimiliki Google contohnya: Youtube.

Google menerapkan pay-per-click model, yang mana user untuk meng-bid keywords dan membayar setiap click yang diperoleh. Setiap audience melakukan pencarian Google akan memilih beberapa iklan yang menang untuk ditampilkan pada urutan utama di hasil pencarian. Pemenang tersebut ditentukan oleh kombinasi dari beberapa faktor, termasuk quality score, ad relevant, dan seberapa besar bid yang mereka pasang.

Untuk lebih spesifiknya, siapa yang akan ditampilkan pada top of page adalah berdasarkan ad rank dari iklan tersebut. Ad rank dipengaruhi oleh beberapa metrics yaitu CPC bid (seberapa besar maksimum yang akan kita bayarkan dari targeted keywords) dan quality score (nilai gabungan dari click-through rate, ad relevant, dan landing page quality). Sistem ini memberikan pengiklan untuk menjangkau potensial konsumen mereka dengan biaya yang sesuai dengan kantong mereka.

Melakukan PPC marketing pada Google ad adalah salah satu hal yang berharga karena lebih dari 90% masyarakat secara global menggunakan google sebagai search engine mereka. Maka dari itu Google memiliki trafic yang sangat berpotensial menjadi impression dan click untuk iklan kita. Seberapa sering PPC ads kita ditampilkan itu sangat dipengaruhi oleh keywords dan match type yang kita gunakan, sebagai alat ukur untuk menilai seberapa suksesnya PPC ads campaign kita akan dipengaruh oleh:

  • Keywords Relevance
    Buatlah list keywords yang sesuai dengan tema/ group dan masuklah kesetiap ad group yang berbeda dan buat lah ad text yang relevant dengan tema keywords yang telah dibuat.
  • Creative
    Ad copy yang menarik adalah sesuatu yang sangat vital, karena hal ini membuat audience tertarik untuk meng-click iklan kita.
  • Landing Page Quality
    Buatlah landing page yang dapat menyakinkan audience dan berisi content yang relevant dan call-to-action yang jelas.
  • Quality Score
    Quality Score adalah rating/nilai yang diberikan Google terhadap kualitas dan relevance dari keywords, landing page, dan ad copy. Pengiklan dengan quality score yang tinggi akan mendapatkan biaya yang lebih murah untuk setiap click yang didapat.

PPC Keywords Research

Keywords Research untuk PPC sangatlah mengahabiskan waktu tapi juga menjadi hal yang sangat penting. Semua PPC campaign dibuat berdasarkan keywords, dan para pengiklan yang sukses dalam PPC Google ad selalu memperbaiki dan memperbarui list keywords mereka. Jika kita hanya melakukan research keywords satu kali saja pada saat membuat campaign, kita dapat kehilangan hal-hal yang berharga mulai dari keywords yang murah, long-tail, dan keywords yang memiliki relevace untuk mendatangkan traffic ke situs kita. Sebuah keywords list haruslah mengadung beberapa hal berikut:

  • Relevant
    Pastinya kita tidak ingin membayar untuk web traffic yang tidak ada intensi dengan bisnis kita. Kita pastinya ingin memiliki keywords yang mengahasilkan leads dengan PPC click -throgh rate, effective cost per click, dan meningkatkan profit. Itu artinya keywords yang kita bid haruslah berkaitan dengan apa yang kita jual.
  • Exhaustive
    Keywords yang bid tidak hanya keywords yang populer dan niche dengan bisnis kita saja tapi juga keywords yang bersifat long-tail. Long-tail keywords yang lebih spesifik memiliki intensi yang jelas dan juga memiliki saingan yang lebih sedikit, artinya kita bisa mendapatkan cost per lead yang lebih effiesien.
  • Expansive
    Kita harus selalu melakukan perbaikan dan pengembangan terhadap keywords list. Agar PPC kita selalu bisa beradaptasi dengan situasi yang ada.

Kita dapat menggunakan tools yang telah disediakan oleh Google ad untuk melakukan keywords reaserch, atau tools bebayar lainnya.

Mengelola PPC Campaign

Setelah kita membuat sebuah PPC campaign, kita wajib mengelolanya secara reguler agar dapat memastikan campaign berjalan dengan effective. Faktanya pihak Google mengatakan bahwa account yang aktif mengelola campaignnya adalah account-account yang sukses melakukan PPC campaign, kita harus selalu menganalisis performa dari account kita dan melakukan beberapa penyesuaian jika perlukan. Berikut beberapa hal yang harus dilakukan:

  • Add PPC Keywords
    Tingkatkan reach dengan cara menambahkan keywords yang relevant dengan bisnismu.
  • Add Negative Keywords
    Tambahkan non-converting term (search term yang tidak memiliki intensi untuk conversi) sebagai negative keywords untuk meningkatkan relevancy campaign dan mengurangi pengeluaran yang sia-sia.
  • Split Ad Group
    Improve click-through rate (CTR) dan quality score dengan cara memisahkan keyword berdasarkan tema yang sudah dipilih dan ad buat lah ad group tersebut berisi 15-20 keywords yang relevant agar dapat membantu kita membuat ad text dan landing page yang lebih sesuai dengan search term.
  • Review Costly PPC Keywords
    Review Expensive dan under-performing keywords and matikan (pause/add negative) jika diperlukan.
  • Refine Landing Page
    Buatlah Content dan call-to-action (CTA) dari landing page agar sesuai/selaras dengan search queries yang berguna untuk mem-boost conversion rates. Tips jangan gunakan landing page yang sama untuk semua traffic dari PPC campaign, karena setiap ad group memiliki keywords dengan tema yang berbeda.

Itulah hal-hal dasar dari PPC marketing, dengan menguasai hal dasar tersebut sobat dapat mejalankan PPC dengan effisien. Karena penulis percaya bahwa pengetahuan dasar yang akan membentuk seberapa kuatnya pemahaman kita terhadap suatu hal.

Jika sobat masih merasa kebingungan dapat membaca artikel yang lain atau bisa menggunakan jasa kami sebagai digital marketing consultant.


Leave a Reply

Your email address will not be published.